Pra Kongres 1 AFEBSI digelar di Telkom University Bandung, teguhkan kolaborasi nasional menuju Indonesia Emas 2045

Avatar admin
Pra Kongres 1 AFEBSI digelar di Telkom University Bandung, teguhkan kolaborasi nasional menuju Indonesia Emas 2045

Pra Kongres 1 AFEBSI Digelar di Telkom University Bandung, Teguhkan Kolaborasi Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Bandung, 20 Agustus 2026 — Aliansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Swasta Indonesia (AFEBSI) menyelenggarakan Pra Kongres 1 AFEBSI di Kampus Telkom University, Bandung, Kamis, 20 Agustus 2026.

Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan strategis menuju Kongres 1 AFEBSI yang akan menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi, merumuskan arah kebijakan, menyusun program kerja, serta membangun fondasi kelembagaan AFEBSI yang semakin adaptif, profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan tinggi bidang ekonomi dan bisnis di Indonesia.

Pra Kongres dihadiri jajaran pimpinan DPN AFEBSI, Dewan Pakar, Dewan Pengawas, pengurus wilayah, pimpinan fakultas dan program studi, serta perwakilan perguruan tinggi anggota AFEBSI dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan berlangsung dalam suasana akademik dan konstruktif dengan agenda utama berupa pemaparan berbagai gagasan strategis serta pembahasan bahan-bahan yang akan menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Kongres 1 AFEBSI.

Ketua Umum AFEBSI: Pra Kongres Harus Menjadi Momentum Konsolidasi Nasional

Ketua Umum DPN AFEBSI, Dr. Achmad Rozi, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pra Kongres bukan sekadar agenda administratif organisasi, melainkan momentum untuk melakukan refleksi sekaligus menyiapkan arah baru AFEBSI dalam menghadapi perubahan lingkungan pendidikan tinggi dan dunia ekonomi yang semakin dinamis.

Menurutnya, AFEBSI dibangun dengan semangat kebersamaan untuk memperkuat posisi fakultas dan program studi ekonomi dan bisnis swasta dalam ekosistem pendidikan tinggi nasional.

“Pra Kongres ini harus kita maknai sebagai ruang konsolidasi, ruang refleksi, dan ruang untuk merumuskan masa depan AFEBSI. Kita tidak hanya berbicara mengenai organisasi hari ini, tetapi bagaimana AFEBSI mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan tinggi ekonomi dan bisnis di Indonesia.”

Ia menegaskan bahwa AFEBSI harus berkembang menjadi organisasi yang memiliki tata kelola yang kuat, data keanggotaan yang akurat, program kerja yang terukur, serta jejaring kolaborasi yang luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Lebih lanjut, Ketua Umum AFEBSI menyampaikan bahwa tantangan pendidikan tinggi ke depan tidak dapat dijawab secara parsial oleh masing-masing perguruan tinggi. Diperlukan kolaborasi antarfakultas, antarprogram studi, antarpimpinan perguruan tinggi, dunia usaha, pemerintah, dan mitra internasional.

“Kita ingin AFEBSI menjadi rumah bersama. Rumah yang mampu mempertemukan gagasan, membangun kolaborasi, memperkuat kapasitas anggota, dan menghasilkan program yang memberikan manfaat nyata bagi anggota serta masyarakat.”

Ia berharap Pra Kongres dapat menghasilkan rumusan yang substantif dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik maupun organisatoris sebagai bahan utama menuju Kongres 1 AFEBSI.

Telkom University Dorong Kolaborasi dan Transformasi Pendidikan Tinggi

Sementara itu, Rektor Telkom University yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Wakil Rektor III Telkom University, Prof. Dr. Ratri Wahyuningtyas, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pra Kongres 1 AFEBSI di lingkungan Telkom University.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ratri Wahyuningtyas menekankan pentingnya membangun kolaborasi di tengah perubahan lingkungan pendidikan tinggi yang berlangsung sangat cepat.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak dapat berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan transformasi digital, perkembangan artificial intelligence, perubahan kebutuhan industri, serta tuntutan peningkatan kompetensi lulusan.

“Perguruan tinggi saat ini berada dalam lingkungan yang berubah sangat cepat. Karena itu, kolaborasi menjadi sesuatu yang tidak bisa ditawar. Kita perlu membangun jejaring, berbagi pengetahuan, berbagi praktik baik, dan bersama-sama menciptakan inovasi.”

Ia juga menilai keberadaan asosiasi seperti AFEBSI memiliki posisi strategis dalam mempertemukan berbagai perguruan tinggi dan program studi untuk membangun ekosistem pendidikan tinggi yang lebih kuat.

Prof. Dr. Ratri berharap AFEBSI dapat menjadi platform yang mampu mendorong pertukaran pengetahuan, pengembangan kapasitas dosen, riset kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, serta kerja sama dengan dunia industri.

“Semoga AFEBSI dapat terus berkembang menjadi organisasi yang memberikan value bagi anggotanya. Bukan hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi menjadi wadah untuk menghasilkan inovasi dan kolaborasi yang memberikan dampak.”

Telkom University juga menyambut baik gagasan kolaborasi yang menjadi bagian dari agenda AFEBSI dan berharap hubungan kelembagaan yang telah terbangun dapat terus diperkuat pada masa mendatang.

Prof. Edy Suandi Hamid: AFEBSI Harus Memiliki Visi Besar dan Kontribusi Nyata

Ketua Dewan Pakar AFEBSI, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, dalam sambutannya memberikan penekanan terhadap pentingnya membangun organisasi yang memiliki visi besar, tata kelola yang baik, serta keberanian untuk memberikan kontribusi terhadap kebijakan pendidikan tinggi nasional.

Menurutnya, asosiasi profesi dan kelembagaan pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam mengartikulasikan kepentingan akademik sekaligus memberikan masukan konstruktif kepada pemerintah.

Ia mengingatkan bahwa tantangan pendidikan tinggi tidak hanya berkaitan dengan persoalan internal perguruan tinggi, tetapi juga menyangkut perubahan ekonomi, teknologi, demografi, globalisasi, dan kebutuhan dunia kerja.

“AFEBSI harus mampu membaca perubahan. Jangan sampai organisasi hanya sibuk dengan persoalan internal, tetapi kehilangan momentum untuk memberikan kontribusi bagi bangsa.”

Prof. Edy menegaskan bahwa AFEBSI perlu membangun knowledge-based organization, yaitu organisasi yang menjadikan pengetahuan, riset, data, dan pengalaman anggota sebagai dasar dalam mengambil keputusan dan merumuskan program.

Ia juga mendorong agar AFEBSI memiliki agenda strategis yang tidak hanya berorientasi pada kepentingan organisasi, tetapi juga memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pendidikan tinggi ekonomi dan bisnis secara nasional.

“AFEBSI harus memiliki visi yang besar. Organisasi ini harus menjadi bagian dari solusi. Karena itu, setiap program yang dirumuskan harus memiliki orientasi pada mutu, relevansi, daya saing, dan kontribusi terhadap pembangunan nasional.”

Lebih lanjut, Prof. Edy mengapresiasi proses konsolidasi yang dilakukan DPN AFEBSI menjelang Kongres 1. Menurutnya, proses Pra Kongres merupakan tahapan penting agar keputusan kongres nantinya tidak hanya bersifat formal, tetapi benar-benar lahir dari aspirasi dan kebutuhan anggota.

Menuju Kongres 1 AFEBSI

Pra Kongres 1 AFEBSI di Telkom University menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju Kongres 1 AFEBSI yang direncanakan menjadi momentum konsolidasi organisasi secara nasional.

Kongres tersebut diharapkan menghasilkan sejumlah keputusan strategis, antara lain penguatan tata kelola organisasi, penyempurnaan AD/ART, arah kebijakan organisasi, program kerja, penguatan keanggotaan, pengembangan jejaring nasional dan internasional, serta agenda strategis AFEBSI dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi ekonomi dan bisnis.

Kongres 1 AFEBSI juga diharapkan menjadi tonggak penting dalam membangun organisasi yang semakin profesional, inklusif, kolaboratif, digital, dan berorientasi pada kebermanfaatan anggota.

Dengan semangat “Penguatan Kolaborasi Nasional AFEBSI Menuju Indonesia Emas 2045 dan Daya Saing Global Berkelanjutan”, AFEBSI meneguhkan komitmennya untuk menjadi bagian dari kekuatan kolektif pendidikan tinggi Indonesia dalam menghadapi perubahan global.

Pra Kongres 1 di Telkom University sekaligus menjadi penanda bahwa perjalanan menuju Kongres 1 AFEBSI telah memasuki fase konsolidasi yang lebih serius.

Dari Bandung, AFEBSI membawa satu pesan penting: organisasi yang kuat lahir dari kolaborasi, visi yang jelas, tata kelola yang baik, dan komitmen untuk memberikan manfaat bagi anggota serta bangsa.

AFEBSI — Bersatu, Berkolaborasi, Berdampak.

Please follow and like us:
fb-share-icon
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Luar Negeri:
1500 — 1960

Sebuah pameran tentang representasi yang berbeda dari laut sepanjang waktu, antara abad keenam belas dan kedua puluh. Berlangsung di Ruang Terbuka kami di Lantai 2 .

RSS
Follow by Email
WhatsApp