Kabupaten Serang, amalinsani.org. “Membangun dan membesarkan organisasi itu bukan pekerjaan mudah, ada seperangkat syarat yang harus dipenuhi oleh sebuah organisasi agar bisa maju dan berkembang. Salah satu yang menjadi prasyarat tersebut adalah adanya kesatuan Visi dan Misi diantara para anggota organisasi yang terlibat di dalamnya.” ungkap Achmad Rozi El Eroy saat mengisi Latihan Dasar Kepemimpinan Santri (LDKS) yang diselenggarakan oleh Ikatan Santri Ashabul Fikri (INSAF) di Pesantren Ashabul Fikri Baros Kabupaten Serang (9/06/2021)

Lebih lanjut Rozi mengatakan, setelah adanya kesatuan Visi dan Misi, maka langkah berikutnya adalah membangun semangat ke kompakan diantara para anggota organisasi, mulai dari atas sampai bawah.

“Tidak ada organisasi yang bisa maju dan berkembang, jika didalam organisasi tersebut para anggotanya tidak pernah kompak dan memiliki semangat kesatuan yang kuat.” pungkasnya.

Achmad Rozi El Eroy saat menyampaikan Materi

Latihan Dasar Kepemimpinan Santri (LDKS) ini diikuti oleh Santriwan dan santriwati pesantren Ashabul Fikri dilaksanakan selama dua hari 9-10 Juni 2021. LDKS menghadirkan pemateri yang sangat kompeten dan memiliki jam terbang berorganisasi yang cukup matang.

“Tujuan LDKS ini adalah untuk membentuk dan melatih jiwa kepemimpinan dikalangan santri. Mereka inilah yang akan menjadi pioneer dalam pembentukan INSAF sebagai wadah untuk belajar berorganisasi dan menempa jiwa kepemimpinan.”  ungkap KH. Nursoleh selaku Pimpinan Pesantren Ashabul Fikri.

KH. Nursoleh menambahkan, “Pesantren Ashabul Fikri sangat serius dalam menyiapkan kader-kader pemimpin dimasa depan, dan bukti keseriusan kami adalah mengundang para pemateri yang memiliki jejak rekam berorganisasi (aktifis) yang hebat-hebat dalam kegiatan LDKS yang kami laksanakan.”

 Seperti diketahui, LDKS yang untuk pertamakalinya dilaksanakan ini mengundang pemateri; Achmad Rozi El Eroy, mantan Aktifis HMI Cabang Yogyakarta yang saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Primagraha; kemudian ada Edi Muhammad Abduh, mantan Anggota KPU Kota Cilegon;  Rudi Hartono, mantan Aktifis HMI yang dan juga mantan Anggota KPU Kota Cilegon; Ustadz Entis Sutisna selaku Pengasuh Pesantren Ashabul Fikri dan beberapa pemateri yang tidak kalah hebatnya.

Adapun materi LDKS yang dberikan meliputi materi tentang Kebijakan Pesantren dalam peningkatan Kualitas Organisasi, pentingnya Visi dan Misi, Manajemen Organisasi, Kepemimpinan, Teknik Rapat dan persidangan, Komunikasi dan Etika Organisasi; Teknik Menyusun program Kerja; dan Dinamika Kelompok. (red)

Please follow and like us:
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *