cropped-kop_surat_Amal_Insani_Foundation_PNG3-removebg-preview.png
Previous
Next

amalinsani.org – Selasa, 26 Juli 2022 Jamiyatul walidain SD Al Qur’an Amirul Mukminin merayakan milad yang pertama. Kegiatan milad diisi dengan rapat pengurus untuk mengevaluasi capaian program satu tahun lalu dan menetapkan program satu tahun berikutnya. Rapat juga menyempurnakan kepengurusan dengan representasi orang tua/ wali santri baru, sehingga jami’yyatul walidain dapat menghimpun seluruh kekuatan sosial yang dimiliki orang tua/wali santri dari semua angkatan.

Rapat pengurus dipimpin oleh ketua Jami’yyatul walidain, Ibu Masamah, S.Pd dan dihadiri oleh kepala sekolah ibu Leny Astuti, S.Pd.I. Kepala sekolah menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan tujuh moral Kompas SD Al Qur’an Amirul Mukminin yang dilaunching tahun ini. “Kita berkomitmen untuk mendidik anak-anak kita menjadi kader pemimpin masa depan dengan tujuh moral kompas, mulai melatih mereka menjadi pelopor bersih, sehat, dan tertib dengan pembiasaan wudhu, sholat, dan makan bersama sesuai gaya hidup halal. Melatih mereka menjadi pelopor literasi, inovasi, dan konservasi dengan budaya baca dan kerja kolaborasi. Mereka juga kita latih menjadi pelopor khidmat dengan membudayakan sedekah harian. Kita budayakan belajar untuk mengabdi.”

Rapat pengurus Jami’yyatul walidain tahun 2022 berjalan lancar dihadiri oleh pengurus dan representasi dari angkatan 2021 dan angkatan 2022. Salah satu keputusan rapat yang strategis adalah dukungan Jami’yyatul walidain terhadap visi pelopor literasi yang digagas sekolah. Gerakan literasi bukan hanya untuk para santri, tetapi juga untuk orangtua/wali santri. “Kami akan teruskan gerakan membaca dan wakaf buku untuk perpustakaan sekolah. Dan tahun ini kami giatkan program pengajian bulanan bagi orang tua/wali santri”, ujar ibu Masamah.

Jamiyatul walidain SD Al Qur’an Amirul Mukminin merayakan milad yang pertama (foto: istimewa)

Program lain yang ditetapkan adalah gerakan sedekah jariyah untuk pembangunan Ruang Kelas Baru tahun 2023 dan penguatan sedekah harian untuk peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan. “Hal ini selaras dengan cita-cita Sekolah membangun swadaya masyarakat. Membangun ekosistem masyarakat belajar yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat”, pungkasnya. (red)

Please follow and like us:
fb-share-icon
Tweet 20
fb-share-icon20

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

RSS
Follow by Email
WhatsApp