Serang, amalinsani.org.  “Pemerintah diminta mendorong Kebijjakan yang dapat meningkatkan perekonomian keluarga seperti bantuan permodalan, pembinaan dan pelatuhan usaha, membuat kelompok-kelompok usaha, dan membantu proses pemasaran.” Ungkap Gita Puspita, M.Ak saat menyampaikan materi dalam Seminar Ketahanan Ekonomi Keluarga, Kamis (07/10/2021) yang dilaksanakan secara Daring melalaui Zoom Meeting.

Dosen Cantik yang berhomabase di Universitas Al Khairiyah ini lebih lanjut memaparkan, “Kewirausahaan pada skala mikro keluarga, terutama melalui kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) digenjot maka dapat berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan pendapatan keluarga. Produktivitas tinggi pada skala keluarga mempercepat transformasi bonus demografi menjadi bonus kesejahteraan.”

Menurut Gita, ada banyak penemuan yang di dapatkan dari masa Pandemi sekarang ini. Merilis data yang dikeluarkan oleh SMERU Research, Prospera, UNDP, dan UNICEF setidaknya ada lima temuan yang harus di sikapi secara bijak oleh Masyarakat yang terdampak Pandemi Covid 19 sekarang ini.

“Temuan pertama Keuangan rumah tangga mengalami dampak parah dari pandemi COVID-19.; temuan kedua, Anak-anak mengalami ketertinggalan dalam hal pendidikan dan layanan kesehatan; temuan ketiga, Bantuan sosial telah mencapai mereka yang membutuhkan, tetapi masih banyak yang bisa dilakukan; temuan keempat, Perempuan mengalami penambahan tanggungjawab dan tugas dalam peran pengasuhan anak; dan temuan kelima, Kerawanan pangan dan kelompok rentan harus menjadi perhatian lebih kedepannya” ujar Gita yang juga merupakan seorang Penyiar di RRI Banten.

Sementara itu, Fitria Haquei, MM yang didaulat sebagai pembicara terakhir dalam Webinar Series yang diselenggarakan oleh Amal Insani Foundation mengatakan bahwa selama Pandemi, Banyak orang takut keluar rumah,  orang juga Khawatir dengan masalah keuangan, Pertemuan antar orang menjadi terbatas, Banyak karyawan dirumahkan (PHK) dan Perilaku masyarakat berubah dari biasanya.

Fitria Haquei saat memberikan materi Webinar. (sumber foto: tangkapan layar)

“Akibat dari semua hal diatas, maka yang terjadi adalah Pasar Lesuh, Distribusi Terhambat, Omzet Turun Drastis, Modal Terganggu, Kredit Macet dan Bahan Baku Apkir.” ujar Fitria yang merupakan Dosen Tetap Universitas Primagraha

Lebih lanjut Fitria Haquie menambahkan, dalam situasi seperti sekarang, menjalankan bisnis adalah bukan hanya sekadar untung, tetapi juga empati diantaranya.

“Membangun Empati dapat dimulai dari Prioritaskan Pelayanan Berdasarkan Kepentingan,kemudian Selesaikan Akar Masalah di Bisnis yang dijalankan, jangan sungkan Meminta Maaf pada Pelanggan dan Segera Cari Solusi Terbaik, serta yang paling penting adalah Bersikap Empati Tapi Punya Pendirian.” pungkas Fitria Haquei.

Selain Gita Puspita dan Fitria Haque, Webinar series ini juga menghadirkan Hj. Nur’aeni, S.Sos., M.Si Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat yang di daulat menjadi Keynote Speaker. Dan juga mengundang Nina Gantina, M.Pd sebagai Narasumber.

Baca juga : Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat ini Meminta Masyarakat agar Kreatif dan Produktif

Webinar Series yang mengusung tema Ketahanan Ekonomi Keluarga ini diselenggarakan dalam rangkaian Milad ke 5 Amal Insani Foundation. Dan akan menghadirkan 4 kali Webinar yang akan dilaksanakan setiap hari Kamis dengan menghadirkan narasumber berpengalaman.

Di akhir sambutan, Hj. Nur’aeni memberikan ucapan selamat Milad kepada Amal Insani Foundation yang ke 5 di Bulan Desember 2021 yang akan datang, semoga dengan Milad yang kelima Amal Insani semakin  memberikan manfaat kepada Masyarakat di Banten pada khususnya. (red)

Please follow and like us:
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *